Thursday, 10 April 2014

oleh-oleh dari nonton

sabtu kemarin saya diajakin nonton film. sebenarnya filmnya bukan saya banget gitu tapi karena nemenin temen yaudah ikut aja n katanya kalau nggak nonton tuh film gak gaul hehehe.

film apa yang lagi booming yooook?
the raid 2 berandal.

padahal film yang biasa saya tonton itu yang menghibur bisa bkin saya ketawa atau nangis sedih karena drama banget. nggak yang berantem n berdarah-darah seperti ini :|

bela-belain nonton yak ke braga, nyampe jam 3 kayaknya n dapat tiket yang jam 5.20 pm. itu pun sisa 6 kursi klo nggak salah. baris paling depan alias A ada 3 kursi,satu kursi di J, F sama atasnya lagi lupa apa ya. jadilah saya mencar duduknya. saya di J, temen saya di F. dipojokan pula hehehe.

hmm bagi saya yang baru pertama nonton the raid (yg pertama gak nonton) bagi saya sih cukup sadis hehehe. tapi punya strategi biar bisa nikmatin ini film. jadi tiap adegan mo nusuk/nembak/ngegorok/dll saya selalu tutup mata hehehe n begitu denger suara crot crot crot *darahnya muncrat, mukanya ancur kena peluru, dll* saya buka mata lagi :D

teruuuussss saya nganalisis kepribadian tokohnya wekekeke. maklum efek habis kasuistik hehehe. yaa sekedar nganalisis kenapa si ucok bisa begini, kenapa si prakoso itu begitu...

dan bagi saya tokoh-tokoh di film ini Family Man looooh....
darimananya????
lihat si bangun, lihat si prakoso, lihat si rama.... mereka melakukan apapun demi keluarganya terlepas caranya benar atau salah yaa. mereka rela harus begini begitu demi keluarganya, demi anaknya. yaaak mereka adalah family man menurut saya.

sering juga kan kita sebagai anak muda merasa nggak dipercaya sama kaum tua? yaak disini dijelaskan oleh peran ucok dan bapaknya Bangun.
kenapa sering begitu? karena kebanyakan anak muda itu emosional, pengenya cepet n gak sabaran, pengen hasil tapi lupa sama proses dan hasilnya yaa grasa grusu. hasilnya yaa gitu dah, tidak sesuai yang diharapkan. 
kenapa yang tua yang lebih dipercaya? karena mereka sudah makan asam garam kehidupan. mereka yang susah payah membangun dengan kesabaran dan kadangkala hancur oleh anak muda yang gak sabaran dan gak belajar dari pengalaman kaum tua.

ketika ingin menggapai tujuan kita, fokuslah pada prosesnya dan biarlah hasilnya Tuhan yang menentukan.

 


hoki ???

beberapa hari lalu sempet ngobrol sama temen terkait perjalanan selama kuliah di eSDua ini. ngerasa perjalanannya dia tidak se-smooth teman-teman lainnya seperti ketika di awal dibagi kelompok2 kecil dengan dosen pembimbing, dia (dan saya kebetulan satu kelompok) mendapat dosen pembimbing yang tidak enak. dalam artian bukan killer atau apa, justru cuek dan tidak banyak memberikan kami bekal ilmu dibandingkan dosen pembimbing lainnya. di dosen pembimbing kedua (ganti kelompok lagi) dapat dosen yang killer. ketika praktek kerja, dosen pembimbingnya yaa seperti itu. jadi menurut dia perjalanan hingga semester sekarang tidaklah smooth.

seperti di tulisan saya terdahulu "urip iku sawang sinawang". yaaap urip iku sawang sinawang. menurut dia perjalanan kuliahnya tidak se-smooth teman-teman lainnya. tapi menurut saya, perjalanannya smooth jika dibandingkan saya... hehehe... dia lulus semua mata kuliah sedangkan saya dua mata kuliah harus saya ulang dan saya cukup terseok-seok mengulangnya di semester 3 yang padatnya minta ampun. dan mungkin ada orang yang melihat perjalanan saya smooth dibandingkan dia. mungkin.

seperti obrolan tadi dengan teman-teman yang berbeda majoring. sekarang lagi musim seminar usulan penelitian tesis n kami semua sedang dikejar-kejar untuk SUP itu. ada seorang teman (sebut saja A) yang menurut teman saya ini (sebut saja B) ketika SUP biasa aja, nggak banyak jawab dan dosen pembahas pun justru tidak paham dengan penelitiannya si A ini. tapi si A ini lulus. ada lagi teman (sebut saja C), lebih bisa menjawab ketika SUP dan nilai lebih tinggi tapi justru dia tidak lulus.

kata teman saya si B, "emang hokinya si A aja tuh. dari dulu hoki mulu diye"

kalau saya amati perjalanan kuliah si A, very smooth memang. sepertinya tidak ada mata kuliah yang mengulang meskipun tergolong males orangnya. mungkin hokinya dia kali yaa (ngikut kata temen saya si B).

nah lain lagi ketika saya mengulang 2 mata kuliah di awal tahun ini. jujur saya merasa saya akan gagal lagi karena menurut saya belum maksimal dan lebih parah dari semester 1 dulu. kemudian saya membandingkan dengan teman sekelompok saya (adik tingkat) yang memang pintar dan banyak bantuin saya waktu itu. eh justru dia yang tidak lulus :( (sedih karena dia yang banyak bantuin saya). memang gak hoki.

hmm sebenarnya bahasa yang benarnya bukan hoki sih. tapi takdir mungkin yang tepat.

pasca sidang mata kuliah yang saya ngulang itu, saya sebenarnya galau banget cuma diluar keliatan tenang. akhirnya saya curhat sama kakak tingkat saya jaman S1. agak tenang sih tapi masih aja khawatir sama hasilnya.

ini cuplikan kata-kata kakak tingkat saya saat di WA

ya, yang bisa lakukan setelah saya berusaha adalah berdoa dan pasrahkan semua hasilnya sama Allah. seperti yang dikatakan saat ikut tafakuran SDF "kita fokus pada proses. segala sesuatunya kita niatkan sebagai ibadah. dan untuk urusan hasil jangan dipikirkan, itu urusan Allah mau memberi hasil seperti apa kepada kita. yang penting kita sudah berusaha maksimal dan berdoa."

dan hasilnya saya lulus. alhamdulillah. dan mungkin saja si adik tingkat saya itu melihat perjalanan saya smooth dibandingkan dia. yaa sekali lagi, urip iku sawang sinawang :)

yang saya yakini, dibalik kegagalan atau keberhasilan kita ini ada yang ingin Allah sampaikan kepada kita. dan sebenarnya kegagalan atau keberhasilan itu juga ujian dari Allah. ujian apa? ujian ketaatan.
apakah ketika kita gagal kita masih percaya kepadaNya dan menengadahkan tangan kepadanya berdoa dengan khusyuk..
apakah ketika kita berhasil kita masih ingat untuk mengucap alhamdulillah dan keberhasilan yang didapat karena campur tangan Allah?

mungkin perjalanan hidupnya yang tidak smooth, Allah ingin mengajarkan banyak hal padanya. mungkin untuk bersabar. mungkin pula Allah rindu tangisannya memohon padaNya.

mungkin pula yang perjalanan hidupnya yang super duper smooth, Allah ingin lihat apa yang akan dia perbuat ketika dia mencapai keberhasilan itu. bersyukurkah? semakin baikkah dia kedepannya? atau justru sombong?

yuk mari evaluasi lagi diri kita, yang sekarang sedang dilanda kegagalan atau kesusahan, yang sedang berbahagia karena berhasil.... itu semua ujian ketaatan kita. ketika kita berhasil pun, itu bukan hoki... tapi takdir. ujian. 

sebagai penutupnya saya tampilkan potret kata-kata bijak ketika sedang makan di sebuah cafe.

Thursday, 13 March 2014

ternyata begitu....

Sejujurnya kita patut berterima kasih kepada para sopir truk. Berkat cucuran keringat Abang Abang, Mas Mas, dan Bapak Bapak sopir ini, (terutama di kota besar) kita bisa menikmati aneka hasil bumi seperti buah, sayur dan palawija. Berkat injakan pedal gas dan tarikan tuas persneling truk beliau-beliau inilah kita bisa menikmati sensasi berkendara lewat motor ataupun mobil yang mereka antarkan. Tetapi…sebuah fakta dan pengakuan mengejutkan dari sopir truk ini sempat membuat saya syok dan mendadak saya kehilangan selera makan.
Simak beberapa peristiwa berikut:
Beberapa testimoni:
Ane pernah juga ngomong sama sopir trailer.
Jadi kata dia: “daripada menyebabkan kecelakaan yg bisa timbul banyak korban,lebih baik satu nyawa melayang”. lho kok bisa.?
Jadi gini gan,supir trailer bisa saja ngerem mendadak apabila ada bikers atau pemotor yg jatuh di depannya.
Tapi apabila dia melakukan itu maka yg akan terjadi adalah,bagian belakang atau muatannya akan lari kekanan atau kekiri.
Bisa dibayangkan gan apabila di sisi kanan atau kiri banyak bikers atau pemotor,pasti akan terserempet atau tergilas.
Itu sebanya supir lebih memilih melindas bikers atau pemotor yg jatuh di depan atau disamping nya.
Dua pilihan yg sulit memang.!!
Truck segede gaban bisa jadi sahabat dijalanan kalau ente tahu aturan….ini pengalaman ane trans bkt – mdn bawa mobil kecil…ente kalau dibelakang truck jangan mepet…jaga jarak ±50-100M…truck segede gaban kalau misalnya ente mau mendahului dan itu truck ngasih lampu sein kanan…jangan coba2 mendahului…artinya ada kendaraan dari arah berlawanan….kalau ente mau mendahului truck…pake perhitungan matang….misal panjang truck 12M…panjang mobil 4M…itu artinya ente harus punya space untuk mendahului truck adalah 4-5X panjang mobil ente….kalau truck udah kasih lampu sein kiri dan lampu remnya menyala…segera ente kasih lampu sein kanan dan silahkan mendahului…sopir truck paham kode klakson 2X waktu mendahului…say thanks to truck driver yg udah ngasih ente jalan buat mendahului
kata temen ane yang pernah ngomong ke supir truk emang begitu.kalo seandainya (gak sengaja) tabrakan “diusahakan” korbannya meninggal biar gak banyak ganti ruginya..
kalo cacat bisa ratusan juta katanya..
sadis bener emang..
kalau supir bus punya prinsip begini gan…
“..daripada mengorbankan nyawa seluruh penumpang bus..lebih baik nyawa 1 atau 2 org naek motor yang hilang…” makanya kalau ketemu bus ugal2 an mending turun dari aspal ke tanah aja dah….soalnya para sopir bus juga lagi bawa nyawa banyak orang gan
motor atau kendaraan kecil juga jangan asal salip kalo ga mau tinggal nama..dah salah, ngotot.. itulah pengendara kendaraan kecil yang ane tau… logika sang sopir mending mati aja sekalian, daripada urusan panjang…yang jelas kalo bawa kendaraan, apapun jenis nya harus WASPADA dan SAFETY RIDING…
nih ane tambahin lagi info underground seputar dunia supir truk kalo menyikapi kecelakaan kayak gitu
ukuran truk itu kan besar? jadi kalo sampe berurusan sama polisi, alibi yg paling gampang (ini ane denger sendiri dari supir truk yg suka nongkrong deket rumah ane) adalah, “tidak kelihatan” !!
alasan ini bisa diterima mengingat ukuran truk memang besar dan sulit mengawasi tiap sudut truk setiap saat
jadi kalo ada yg terlindas, tinggal pake alasan itu aja
paling mentok mentok perusahaan yg punya truk itu kasi uang damai ala kadar nya ke keluarga korban, yang jelas sedikit lah, uang kerohiman namanya
kalo semisal keluarga korban ngotot mo perkarakan ke pengadilan juga gak bakalan menang, karena alasan “tidak kelihatan” bisa diterima oleh akal sehat nya hakim, pengacara, penuntut umum, panitera, dan semua nya. ujung2xnya diselesaikan diluar pengadilan biasanya. makanya kalo truk sering bunyiin klakson, jangan dianggap personal, itu justru mengingatkan kita betapa rapuhnya posisi kita di jalanan kalo berhadapan sama truk. justru kita musti ngalah kalo truk sampai bunyiin klakson ke kita. itu pesan moral yg ane tangkap gan. cobalah ente bayangin berada di posisi supir truk, gak gampang loh mengendalikan monster sebesar itu di jalanan.
apalagi biker kita terkenal suka asal belok tanpa kasi lampu sign dulu.
ane pernah tuh liat istri mbonceng motor yg dikemudikan suami nya di parung bogor, kelindas truk, ibu itu yg kena perut nya, suaminya selamat. tau gak? itu yg namanya usus berhamburan keluar semua campur sama cairan kuning (lemak perut nya). badannya nyaris putus jadi 2, tapi masih hidup meregang nyawa sambil nyebut ” Ya Allah, aku gak mau mati kayak gini” berulang kali. suami nya shock diam aja di sudut jalan gak ngomong apa apa kayak org linglung, nolong aja enggak tuh suami nya. asli serem gan, udah kayak daging cingcang tapi masih bisa ngomong dan gerak gerak, apa gak serem tuh? sama warga setempat buru buru di masukin ke mobil dibawa ke rumah sakit tapi katanya meninggal dalam perjalanan. nah pas supir truk nya di tanya polisi, jawabnya ? gak ngeliat ada yg masuk ke kolong truk kontainer dia, gitu jawabnya.
itu semua bener gan, bokap ane buka usaha ekspedisi dan menurut supir itu lebih baik di matiin sekalian daripada cacat seumur hidup. karna bakalan jadi beban pengeluaran ke supir dan perusahaan itu sendiri gan. belum lagi nanti per berapa bulan check up. kalo cacat gan belum ke urusan polisinya. memang sih gan walaupun si korban ga meninggal atau harus rawat jalan nanti nya bakalan menuntut ganti rugi yg lebih dari kontrak antara si korban dengan perusahaan tentang ganti rugi. oh iya satu lagi, supir ekspedisi yg perusahaannya masih belum besar itu gaji nya dari uang jalan gitu gan, istilah nya di borong habis. kalo ada musibah di jalan itu supir harus backup perusahaan nya gan. kalo boleh di pekiwan gan
tambahan gan, beban yg dipikul supir itu banyak gan selain muatan mereka juga mikul kehidupan supirnya makanya itu yg bikin supir ugal ugalan
Sebenernya kecelakaan itu cm 1 aja kok gan..
Yaitu feeling terhadap blind spot nya masih tdk ada..ini yg kerap terjadi dr semua kendaraan bermotor..
Apaa lg truk trailer yg panjang nya sampe 12 meter
Jangkauan mata ke depan itu minim..jd bener2 hrs kuat dan tetap safety riding..

Tips dari saya buat pengendara kendaraan… khususnya motor.
1. Jgn pernah berhenti mendadak didepan truk muatan berat di bawah 12 meter,sesungguhnya anda telah mati jika melakukaan itu…bila anda tidak mati maka sekitar anda yg jadi korban.
2. Kami driver truk berat berbeda dgn bus malam. Kecepatan kami terbatas bahkan kaami masih kalah cepat dgn maho naik skuter ga jelas.
3. Jika kami terkena macet tolong liat kami, dan jgn memaki kami karna pelan nya truck kita liat lebih jelas mata kita pasti merah kami selalu antisipasi jika motor atau mobil nyelonong di depan kami pasti siaga dan tanpa terlena mta ini terus memandang anda dan aspal di sepanjang jalan.
4. Baca selalu lampu sein kita kemana arahnya…
5. Selalu hidupkan lampu belakang motor anda
6. Jgn pake lampu putih

Sumber : Mudagrafika.wordpress. com
Silakan disebarkan untuk keselamatan yang lainnya !!

Saturday, 8 March 2014

baru beberapa menit yang lalu saya berbahagia ketika mendapat kabar sahabat-sahabat saya menikah di tanggal 6, 7 dan 8 Maret ini. Facebook terlebih dulu yang mengabarkannya tanpa saya minta. memunculkan berita gembira itu di awal saat saya membuka timeline facebook. jujur saja saya jarang membuka facebook, terlebih beberapa hari lalu laptop saya rusak.

tiba-tiba saya melihat postingan dari seorang sahabat odapus (orang dengan lupus), yang memposting dirinya baru saja pulang dari rumah duka teman odapus yang meninggal kemarin siang. deg. saya tak asing dengan nama odapus yang meninggal tersebut. LIA. tapi saya menenangkan diri bahwa nama tersebut sangat banyak dan belum tentu orang yang saya kenal.

kemudian saya scroll down timeline facebook saya, mencari berita kepergian odapus tersebut. karena biasanya ketika ada yang meninggal, timeline akan dipenuhi berita duka tersebut.  saya terus mencari berita duka tersebut memastikan odapus itu bukan odapus yang saya kenal.

membuka grup lupus, saya melihat postingan berita duka tersebut dan memperlihatkan foto jenazah sang odapus. sontak saya menangis karena wajahnya sudah sangat tak asing lagi di memori saya. iyaa itu cece Lia salah satu sahabat odapus saya.
saya masih belum percaya dan segera membuka profil facebook ce Lia untuk memastikan. mungkin wajahnya mirip. dan ketika saya membuka facebook ce Lia, isi timelinenya penuh dengan ucapan turut berduka dan kehilangan. ternyata benar itu cece Lia. saya tak kuasa untuk tidak menangis. 

bagaimana saya akan lupa pertemuan pertama kami di Facebook. saat itu saya masih mengerjakan skripsi dan selalu gentayangan di Facebook mengobrol dengan teman-teman odapus dari berbagai daerah melalui media facebook. ce Lia kebetulan baru saja bergabung dan saya dikenalkan oleh teman saya yang seorang dokter. teman saya ini merekomendasikan ce Lia untuk mengobrol dengan saya, karena dirasa penyakit lupusnya kambuh karena stress dipekerjaan.

ce Lia menuruti saran teman saya dan segera menghubungi saya melalui YM. padahal saya masih berstatus mahasiswa dan berbeda beberapa tahun dengan dirinya, tapi ce Lia percaya dan menceritakan permasalahannya pada saya. bukan permasalahan ringan yang bisa diceritakan kepada orang yang baru dikenal, tapi ce Lia menceritakan permasalahan yang menurut saya itu sifatnya pribadi sekali. sejak saat itu saya berhubungan baik dengan ce Lia. 

hingga akhirnya saya bisa ngobrol secara personal melalui BBM pada saat saya S2. sayangnya saya justru jarang bisa ngobrol dengan santai dengan ce Lia karena kesibukan S2 yang membuat saya terfokus pada tugas-tugas kuliah. beberapa kali masih sempat mengobrol dengan ce Lia dikala tengah malam kami belum tidur. sekedar obrolan ringan apa kabar dan kenapa belum tidur.

setelah itu saya jarang sekali berkomunikasi dengan ce Lia dan teman-teman odapus lainnya. dan ketika mendapat berita duka ini saya sangat sedih karena kehilangan sosok kakak yang baik hati ini. menyesal ketika ada kesempatan untuk berbagi cerita tetapi saya terlalu sibuk dengan urusan saya sendiri. bahkan ketika ce Lia koma, saya tidak tahu dan tidak sempat mengirimkan doa untuknya.

selamat jalan ce Lia... maafkan Ron yang tidak sempat menjadi tempat berkeluh kesahmu di beberapa waktu terakhir. hanya doa yang bisa kukirimkan untukmu ce. sakitmu sebagai penggugur dosamu di dunia. tidak ada lagi rasa sakit di tubuhmu. tenang dan damailah di sisiNya. titip salam untuk kupu-kupu cantik lainnya yang mendahului kami. kami sayang ce Lia, tapi Tuhan lebih sayang dengan ce Lia.

Friday, 21 February 2014

belajar mengatur keuangan

sejak ada pelajaran pembukuan jaman SMP kelas 1 dulu, saya jadi tertarik melakukan pembukuan. tapi baru bener-bener praktek pembukuan pengeluaran pribadi sih pas jaman kuliah S1. beli buku tebel gitu n digaris-garis sendiri eh nggak tahunya ada buku khususnya hehehe. kalau sekarang, untuk memudahkan saya buat di Ms.Excel karena ada rumus2nya sehingga praktis n simpan di laptop. meskipun sekarang sudah ada aplikasi khusus pembukuan n bisa di install di HP, saya masih menikmati kejadulan saya ini hehehe. akhirnya saya ngeh kenapa dari dulu saya dijadikan bendahara di organisasi hehehhe.

gunanya pembukuan buat apa sih?
ya biar rapi dan ketahuan pemasukan dan pengeluaran apa aja.
biar ngerti alokasi uang yang ada itu banyak kemana.
dari pendapatan kita bisa kita alokasikan untuk tabungan
bagi saya yang shopaholic biar ngerti saya belanja apa aja n biar bisa ngerem belanjanya juga hehehe.

kalau dulu hanya sekedar pemasukan berapa (karena sekarang nggak kerja jadinya pemasukan dari uang bulanan ortu) dan pengeluaran berapa. jadi di akhir bulan hanya sekedar tahu kalau uang saya habis berapa.

sekarang karena juga nggak kerja yaa n cuma ngandelin uang bulanan dari ortu jadi kudu ekstra pintar mengatur keuangan biar cukup n kalau bisa lebih jadi bisa di tabung. jadi saya di awal bulan saya bikin pos-pos pengeluaran selama sebulan itu apa aja n kira-kira habis berapa. tujuannya biar pengeluaran lebih terarah.

misal: 
pendapatan selama sebulan 2 juta. 
saya pengen nabung tapi uang segitu biasanya ngepas n kadang malah kurang. 
jadinya saya bikin targetan pengeluaran seperti ini:
No. |     keterangan     |      total     |      sisa  |
1. uang makan @30.000 x 30 hari = 900.000
2. uang pulsa (innet: 70rb, telpon n sms 30rb) = 100.000
3. transport (angkot PP kosan-kampus) @4000 x 30 hari = 120.000
4. belanja bulanan 200.000 = 200.000
5. travel ke bandung PP @30.000 x 4 (seminggu 2x kuliah di Bdg) = 120.000
6. galon @15.000 x 2 = 30.000
Total pengeluaran perbulan = 1.470.000

nah pendapatan sebulan 2.000.000, perkiraan pengeluaran 1.470.000 --> sisa 530.000
sisa ini yang bisa saya tabung. usahakan menabung itu di awal bukan menunggu sisa akhir bulan. jadi diawal bulan saya menabung 530.000 ke rekening bank saya.
targetan-targetan diatas sebisa mungkin saya taati. jadi kalau ada salah satu pos pengeluaran membengkak, ditutupi sama pos lain yang sekiranya masih sisa banyak. jadi jangan sampai ngambil uang diluar itu.

seperti di pos PULSA,, untuk lebih hemat di awal bulan saya langsung membeli pulsa 100.000 dan langsung mengaktifkan paket internet, telepon dan sms. sebelumnya saya beli pulsa ketika habis, beli dalam jumlah kecil misal 10rb, 5rb kemudian 20rb yang ternyata justru tidak terlalu efektif dan lebih mahal. karena pulsa 10rb dijual 11rb, 5rb dijual 6rb.

saya biasanya buat di excel. di bagian atas dibuat tabel targetan tadi dan diberi warna yg berbeda. misal uang makan warna biru., internet warna kuning, dll. disebelahnya saya buat kolom "sisa"

kemudian dibawahnya rincian pengeluaran sehari-hari dalam bentuk tabel. 
No | Tanggal | keterangan pemasukan/pengeluaran | debet | kredit | saldo |

ketika saya menuliskan pengeluaran terkait makan, saya akan warnai dengan biru jadi ketahuan pos uang makan sudah berkurang sekian. 

misal saya total makan saya hari ini 30.000, saya tandai warna biru (stabilo), kemudian dituliskan juga di kolom "sisa" 870.000 (dari 900.000 - 30.000). selanjutnya ketika ada pengeluaran makan, kolom sisa tadi akan saya kurangi lagi dengan pengeluaran makan yang baru saja dilakukan. dari sini kita ngerti kalau pos pengeluaran makan kita terlalu boros atau tidak. misal baru awal bulan koq sisanya sedikit, kalau ditelusuri ternyata sehari lebih dari target 30.000.

dalam menuliskan keterangan pengeluaran biasanya saya akan rinci menuliskannya. misal: sarapan bubur ayam di kampus, udang asam manis di kedai indra. dari situ kadang ngerti oh makan di A itu ternyata mahal ya, lewat dari target 30.000 kalau gitu sekali-kali aja makan disitu jangan keseringan. atau oh ternyata kalau makan di tempat itu biasanya ada tambahan pengeluaran berupa minuman jadi lebih sering dibungkus makan dirumah, atau bawa air putih sendiri atau pesan air putih.  sekali-kali nggak papa koq, cuma perlu diperhatikan kalau keseringan maka pos makan akan membengkak karena minuman.

menurut saya dengan pembukuan yang dilakukan bisa nentuin strategi untuk penghematan. latihan juga sebagai calon ibu rumah tangga hehehe. yuk mari silahkan dicoba bagi yang agak kesusahan mengatur keuangannya. 

Saturday, 15 February 2014

rejeki tidak akan tertukar

rejeki itu sudah di atur oleh Allah.
tapi bukan berarti kita hanya berdiam diri menunggu rejeki itu turun dari langit.
yang ada abu vulkanik gunung kelud yang anda dapat hehehe.

rejeki memang sudah diatur oleh Allah dan takkan tertukar.
tapi syaratnya Anda harus mengambil rejeki tersebut.
caranya?
ya dengan bekerja. berusaha dan berdoa tentunya.

belajar dari bapak Bakpao yang jualan di komplek kos saya.
si bapak bakpao ini yaa menurut saya semangatnya patut diacungi jempol.

dia berjualan menggunakan motor dan rekaman suara "bakpaoooo bakpaooo bakpaaaooo"
biasanya si bapak jualannya pagi dan malam hari.
mau hujan badai pas malam tuh dia tetap jualan,
berkeliling komplek dengan suara bakpaoooooo bakpaaaaoooo bakpaoooooo

komplek kosan saya itu masuk kedalaaaaaam n jauuuuuuuh jadi bikin males keluar cari makan
si bapak ini pinter membaca situasi dan kondisi
jadilah dimanfaatkan, apalagi kalau hujan, makin males keluar kosan cari makan.

nah ketika kelaparan melanda, si bapak bakpao ini lewat dan laris manis.

kalau yang satu ini saya tahu dia orang yang percaya pada konsep rejeki takkan tertukar
rejeki akan ia dapatkan ketika dia berusaha
rejeki sudah diatur oleh Allah.

dia adalah bapak sol sepatu.
 pagi itu ketika berangkat kuliah, saya berjalan dibelakang bapak sol sepatu.
sambil membawa peralatan sol sepatu dia berkeliling komplek

tahu kan tidak semua orang akan memanggil dia buat benerin sepatu/sandal.
tapi dia tetap berkeliling setiap hari di komplek.

kenapa gak alih profesi yang kemungkinan lakunya lebih banyak?
ya mungkin keahliannya itu. mau gimana lagi. yang pasti dia tidak berputus asa.

mungkin, ketika suatu hari dia berkeliling komplek
dan ada yang memanggilnya untuk membenarkan alas kaki.
bukan cuma satu, tapi semua alas kakiknya yang dimilikinya.
tidak ada yang tahu kan dear.

Allah itu bermain dengan caranya sendiri dan kita akan takjub dengan caraNya :)

semoga Allah memudahkan urusan dan memberkahi kerja kerasmu wahai manusia,...
menilai kerja kerasmu sebagai ibadah  :)

gagal itu...

kegagalan itu sesuatu yang menakutkan bagi saya. kenapa? karena selama ini saya belum pernah merasakan apa itu gagal yang sebenarnya. dan ternyata belajar gagal itu perlu agar kita bisa menjadi kuat. karena kehidupan ini tidaklah mulus, ada lika liku yang harus dilewati dan terkadang perlu berhenti sejenak.

setelah saya amati perjalanan hidup saya selama ini, saya tak pernah merasakan kegagalan yang sebenarnya.
contoh: 
saya gagal menjadi yang terbaik dikelas, tapi saya ada diurutan kedua. 
saya gagal masuk SMA plus (asrama) tapi saya berhasil masuk SMAN 1.
saya gagal menjadi yang terbaik di fakultas, tapi saya ada diurutan keempat.

hal ini yang rupanya membuat saya mungkin lupa bersyukur dan kurang berusaha sekuat tenaga untuk bisa berhasil, untuk bisa menjadi yang pertama. dan ketika di awal S2 saya gagal di dua mata kuliah besar hal itu benar-benar membuat saya terpuruk. karena saya selama ini tidak pernah merasakan gagal.

tapi ada banyak pelajaran yang saya dapat ketika kegagalan itu menghampiri saya.

saya bisa melihat mereka yang peduli dan ada buat saya. mereka yang memeluk saya ketika kegagalan itu datang. mereka yang selalu support saya dan menguatkan saya ketika saya merasa menjadi orang terbodoh di dunia (bukan lebay loh ya, tapi saat itu saya merasakan hal itu).

saya tahu betapa berharganya waktu dan tak bisa diulangi kembali.

saya tahu Allah sayang sama saya. dia mengingatkan saya, untuk selalu bersyukur dan meminta kepadaNya. karena segala sesuatu tidak akan terjadi tanpa campur tanganNya. tugas kita adalah berusaha dan berdoa.

mari ingat-ingat kembali apa yang membuat anda merasa terpuruk hari ini. 
apa karena selama ini kita sombong dan lupa berdoa kepada Dia? 
apa karena kita hanya meminta kepadaNya tapi tidak berusaha?
apa karena kita mudah berputus asa?
atau apa?